Solo Berduka – 26 Desember 2007

Masih ingat? 26 Desember 2004 – Gempa dan Tsunami Aceh yang menggetarkan seluruh planet Bumi dengan durasi 500-600 detik (getaran gempa terlama di dunia) berawal pukul 07:58:53 (WIB) dengan berkekuatan gempa 9.3 SR. Gempa Aceh telah menimbulkan serangkaian tsunami dengan tinggi gelombang sampai 30 meter yang menyebabkan kerusakan parah dan kehancuran serta kematian total dari seluruh dunia sekitar 275.000 orang, belum termasuk ribuan korban hilang.

25 Desember 2007, umat kristen merayakan Natal sebagai hari kelahiran Yesus.

Walaupun menurut Herbert W. Amstrong “Natal adalah acara ritual yang berasal dari masa Babilonia kuno yang belum mengenal agama yang benar. Tradisi ini diwariskan puluhan abad yang lampau sampai kepada kita. Di Mesir, ia dipercayai bahwa Dewi Isis (Dewi Langit) melahirkan anaknya yang tunggal pada tanggal 25 Desember. Hampir semua orang-orang penyembah berhala (paganis) di dunia waktu itu, merayakan ulang tahun (Natal) anak dewi Isis ini jauh sebelum kelahiran Yesus. Upacara ini berasal dari cara-cara pemujaan yang dikenal dengan “Chaldean Mysteries” (Misteri Kaldea) berasal dari ajaran Semiramis, isteri Nimrod. Kemudian adat ini dilestarikan oleh para penyembah berhala secara turun-temurun hingga sekarang dengan wajah baru yang disebut Kristen”. 

Herbert W. Amstrong yang sangat dihormati di kalangan pejabat, pebisnis, industriawan dan ilmuwan di seluruh dunia ini adalah seorang Pastur Worldwide Church of God yang berkedudukan di Amerika Serikat. Dia juga sebagai kepala editor majalah Kristen “Plain Truth” yang bertiras sekitar 8 juta eksemplar tiap bulan.

Majalah ini didirikan pada tahun 1934, dan beredar ke seluruh dunia. Pada tahun 1947, Amstrong mendirikan Ambassador College yang sekarang memiliki dua kampus besar di Pasadena California dan di Big Sandy Texas. Juga mendirikan dan sebagai kepala Ambassador International Cultural Foundation, yang bergerak di bidang kebudayaan, bantuan pada masyarakat miskin, dan gerakan kemanusiaan.

Dia sudah mengunjungi sekitar 70 negara untuk memberitakan Injil sebagai Kerajaan Tuhan. Bahkan Amstrong mendapatkan kehormatan dari kepala negara yang memiliki perbedaan keyakinan dengannya seperti di Jepang, India, Afrika Selatan, China, Israel dan Mesir. Pada usianya yang sudah mencapai 90 tahun, Amstrong masih aktif menulis, ceramah di televisi dan di depan publik. (Lebih lanjut kunjungi mcb.swaramuslim.com)

Akhirnya bencana banjir melanda Solo juga !!? 26 Desember 2007, hujan deras melanda Wonogiri dan sekitarnya, memaksa petugas Waduk Gajah Mungkur membuka pintu pembuangan air waduk – dan dalam hitungan jam maka banjir bandang  menerjang dan melahap wilayah Sukoharjo, Solo, Sragen, sampai Jawa Timur… dalam hitungan hari… ratusan rumah hancur, ratusan juta harta lenyap, puluhan orang hilang. Belum cukup, hujan yang tiada hentinya menimbulakn tanah longsor di Jateng dan Jatim, 61 orang baru ditemukan tewas di Tawangmangu-Karanganyar Jateng, lainnya belum jelas.

Apakah bencana ini bagian dari hukum alam (sunatullah) seperti firmanNya QS-57:22. “Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah”. 

Apakah bencana ini sebuah peringatan dari -  Sang Pencipta – sebagaimana firmanNya QS-7:168. “Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran)”. Jika bencana ini sebuah peringatan, maka akan datang bencana lebih dahsyat.

Apakah AZAB ini disebabkan kemurkaan Allah ? “Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian kamu keganasan sebahagian yang lain” (QS-6:65).  Jika demikian, maka manusia telah melampaui batas,  dan banyak berbuat dosa dan salah. “Apa saja ni’mat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri” (QS-4:79).

Lalu apa salah manusia (bisa jadi salah kita umat islam) ? yang jelas apapun bencana tersebut, adalah tanda kekuasaan Allah.

  1. Manusia banyak berbuat kerusakan, di muka bumi dengan berkedok “mengadakan perbaikan dan pembangunan”. (QS2:11). 

  2. Manusia banyak yang suka menghasut orang-orang untuk memusuhi dan menentang orang-orang Islam. (QS2:11).  Dan banyak yang mendustakan rasul-rasul-Nya (QS-67:18)

  3. Manusia tidak lagi peduli harta halal atau haram dan manusia sering melampaui batas, yang menyebabkan kemurkaan-Nya menimpa kita. Dan sesungguhnya barangsiapa ditimpa oleh kemurkaan-Nya, maka sesungguhnya binasalah ia. (QS-20:81). Semoga kita sesalu berusaha memakan rezki yang baik yang telah Allah berikan kepada kita.

  4. Dan sebagian saudara kita seiman banyak yang lebih suka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik), hal demikian amat buruk. (QS-5:80). Sehingga saudara kita, sengaja atau tidak saling membunuh sesama mu’min. (QS-4:93). Padahal telah jelas, jika umat islam memperoleh kebaikan, niscaya mereka (musuh-musuh islam) bersedih hati, tetapi jika kita mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Mereka, akan selalu mengadakan tipu daya, tetapi jika kita beriman, tipudaya tersebut sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan bagi kita. (QS-3:120)

  5. Banyak umat lebih melapangkan dadanya untuk jalan kekafiran, semoga kita lebih mencintai budaya-budaya islam dari pada budaya rang-orang kafir, dan tidak kafir kepada Allah sesudah beriman (QS-16:106)

  6. Banyak orang yang kembali ke jaman jahiliyah dan menjadikan berhala (harta, kedudukan, dll) sebagai sesembahan. (Qs-7:152)

  7. Umat islam mulai takut jihad (QS-8:16) dan lebih mencintai dunia dan bersenang-senang (bermegah-megah) dalam kehidupannya (QS-28:58)

Semoga kita dan keluarga kita dijauhkan dari bencana, dan senantiasa mengambil pelajaran dari setiap bencana dan kita tetap istiqomah beriman kepada Allah, dan semoga tetap sabar.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (2:155).

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan)…”. (QS-2:214)

Janji Allah adalah benar !! dan pasti datang !!