ILMU PENGETAHUAN DALAM AL-QUR’AN dan BIBLE

Kitab diciptakan oleh Allah, sebagai panduan hidup manusia. Maka hukum-hukum dan ayat-ayat dalam “KITAB” yang aseli dari Allah pastilah tidak akan pernah terjadi bertentangan antar ayat dan juga dengan ilmu pengetahuan (ilmu alam atau kehidupan di dunia). Jika ada suatu ayat dalam KITAB ternyata bertentangan dengan ilmu pengetahuan maka boleh jadi ilmu pengetahuannya belum menjangkau isyarat ilmu pengetahuan dalam ayat KITAB tersebut, atau kita musti bertnya-tanya, mungkinkah ayat dalam KITAB tersebut telah diubah manusia?

Contoh ayat Al-Qur’an“Apakah manusia mengira akan dibiarkan tak terurus? Bukankah ia hanya berasal setitik mani yang dipancarkan?” (Al Qur’an, 75:36-37) Baca lebih lanjut

Iklan

Obat Sakit Jiwa (Gila)

Penyebab gangguan jiwa pada umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu: faktor biologis atau genetis dan pengaruh penyakit-penyakit tertentu, pola kepribadian yang dipengaruhi pola asuh (keluarga), dan penyebab yang bersifat psikososial atau lingkungan.

Jika gangguan disebabkan ada kerusakan neurotransmitter otak penyembuhannya pakai obat. Gangguan kepribadian, penyembuhnya psikoterapi. Tetapi, untuk gangguan jiwa akibat etiologi epoleksosbudhankam untuk penyembuhannya sangat komplek terutama penciptaan lingkungan yang mendukung termasuk pemerintah.

QS:4-An Nisaa ayat 120: Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan KOSONG pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka. Baca lebih lanjut

Umat Islam Harus Pandai – Berilmu

Allah menurunkan Al-Quran bukan main-main, tetapi Allah menurunkannya dengan ILMU-Nya; (QS-6:166). Dan Allah telah menegaskan pada QS-29 Al ‘Ankabuut ayat 43 Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berILMU”. Maka umat Islam harus senantiasa menuntut ilmu sehingga tidak terjebak dalam kebodohan dalam beribadah.

 

Firman Allah, “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (al-Mujaadilah: 11),

 

Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ILMU pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya (terang antara yang bathil dan hak). ( QS-22 Al Hajj ayat 8 )

 

dan agar orang-orang yang telah diberi ILMU, meyakini bahwasanya Al Qur’an itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus. (QS-22 Al Hajj ayat 54) Baca lebih lanjut

Turunya Wahyu Bertahap

Mengapa? manusia memiliki akal yang terbatas, dan kadang Allah menurunkan ayat-ayat Al-qur’an menyesuaikan suatu peristiwa / masalah yang dialami kaum nabi Muhammad dan umat islam saat itu. Dengan AL-Qur’an yang turun bertahap dapat langsung diajarkan secara bertahap pula, dengan demikian bisa diaplikasikan langsung dalam kehidupan.  Maka jaman rosulullah tidak hanya orang-orang tua, banyak anak-anak yang benar-benar hafal Al-qur’an. Baca lebih lanjut